Dunia Marko

Judul : Dunia Marko Oleh: Rojiyal Abdi Mulkan Abadi Kota Bosporus, 1937. Marko menilik tetangga barunya di kamar nomor tujuh belas. Seorang lelaki dan kedua anaknya. Jelas mereka berasal dari kamp pengungsian, si lelaki menenteng tas bertuliskan “Warsawa Camp”, pengungsian terbesar ketiga di negeri ini. Tiga hari kemudian. Marko mendapati kedua bocah -tetangga barunya- sedangLanjutkan membaca “Dunia Marko”

Entahlah!

Aku belum juga menemukan nama atas diriku sendiri. Yang paling pantas, yang paling mungkin. Belum lagi berdamai dengan hari-hari di belakang yang mengantarkanku benar-benar pada puncak ketidakberwarnaan yang paling. Puncak itu tiada lagi bergelombang. Rata seluruhnya! Pun seluruh yang mengucur ini cuma sekenanya saja. Tak dilebih-lebihkan apalagi dibuang-buang. Sebagai akibat dari rentetan pristiwa tak kenalLanjutkan membaca “Entahlah!”

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai